16 Mar 2011

Peledakan BOM Di Komunitas Utan Kayu


Ledakan paket bom yang terjadi di Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur melukai tiga orang, Selasa, 15 Maret 2011. Salah satunya Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur Komisaris Polisi Dodi Rahmawan yang pergelangan tangan kirinya hancur.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar yang
melihat kondisi korban di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), korban paling parah Dodi yang pergelangan tangan kiri atas hancur, dan terdapat luka sedikit di bagian dada. Saat ini, Dodi sedang dioperasi dan dalam keadaan sadar.

Menurut Baharudin, Dodi mengatakan pada saat ledakan terjadi, dia baru mengecek paket bom tersebut. Dodi dan korban lainnya berjarak sangat dekat dengan paket tersebut.

Korban kedua yaitu Inspektur Dua Bara Libra Sagita, 23 tahun, anggota Polsek Matraman. Dia mengalami luka pada pelipis. Satu korban lainnya yaitu Mulyana, 40 tahun, anggota satuan pengamanan.

                                      INILAH VIDEO NYA

 


13 Mar 2011

Gempa Terbesar Dunia Terjadi di Indonesia Berakibat Tsunami


Gempa berkekuatan 8.0 skala Richter mengguncang Samoa, Amerika Serikat pada Selasa 29 September 2009 waktu setempat.

Gempa ini memicu tsunami, sedikitnya 39 orang tewas dalam musibah ini.

Namun, gempa yang terjadi di Samoa tak masuk hitungan gempa terkuat di dunia. Berikut daftar gempa terdahsyat dunia menurut data US Geological Survey (USGS), yang dimuat laman news.com.au, Rabu 30 September 2009. 

Tiga diantaranya terjadi di Indonesia.

1. Gempa dengan kekuatan 9,5 SR mengguncang Chile pada 22 Mei 1960. Sebanyak 1.655 orang terbunuh. Tsunami yang diakibatkan gempa ini juga membunuh 68 orang di Hawaii, 138 orang di Jepang, dan 32 orang di Filipina.

2. Gempa berkekuatan 9,2 SR mengguncang Alaska pada 28 Maret 1964. 15 orang tewas akibat gempa, sedangkan 113 orang tewas akibat tsunami susulan.

3. Gempa 9,1 SR terjadi di Aceh, Indonesia pada 26 Desember 2004. Gempa itu mengakibatkan tsunami dahsyat yang menewaskan 230.000 orang di beberapa belahan dunia. Gempa paling mematikan yang pernah tercatat dalam sejarah.

4. Hawaii, 4 November 1952, terjadi gempa berkekuatan 9,0 SR. Untungnya, tak ada yang tewas dalam ,musibah ini.

5.  Gempa dengan kekuatan 8,8 SR terjadi di Ekuador pada 31 Januari 1906. Gempa itu menimbulkan tsunami yang membunuh 1.500 orang di Ekuador dan Kolombia.

6. Gempa 8,7 SR terjadi di Alaska pada 4 Februari 1965. Tak dilaporkan adanya korban jiwa.

7. Gempa dengan kekuatan 8,6 SR mengguncang Indonesia pada 28 Maret 2005. Lebih dari 1.300 orang tewas.

8. Gempa berkekuatan 8,6 SR mengguncang Tibet pada 15 Agustus 1950. Sebanyak 780 tewas.

9. Alaska, 9 Maret 1957, terjadi gempa berkekuatan 8,6 SR. Tak ada korban tewas.

10. Indonesia, 12 September 2007, terjadi gempa dengan kekuatan 8,8 SR. Sedikitnya 25 orang tewas.

Awal Mula Terjadinya Tsunami – Tsunami di Jepang 11 Maret 2011

tsunami di Jepang 2011 – Hari ini merupakan hari duka kita sedunia khususnya warga jepang, karena telah terjadi Gempa berkekuatan dahsyat tsunami di jepang 11 Maret 2011. Dalam rekaman video tsunami jepang 2011, terlihat para pekerja di kantor Sendai saling berbenturan. Buku dan kertas berjatuhan. Rekaman tersebut juga memperlihatkan sebuah halte bus dari kaca yang hancur akibat gempa. sebagaimana yang telah dikabarkan di berbagai media massa, kekuatan gempa tsunami di jepang adalah 8,9 SR yang telah memorakmandakan daratan di wilayah Myagi. Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, kalo di hitung-hitung sering sekali terjadi gempa bumi yang mengakibatkan tsunami. Sebenarnya apa penyebab dari tsunami tersebut.
Kata Tsunami berasal dari bahasa jepang yaitu Tsu artinya pelabuhan, dan nami artinya gelombang, secara harfiah berarti obak besar di pelabuhan. Kini kata tsunami yang berasal dari jepang tersebut telah melanda kota jepang (Tsunami Jepang 2011). Berikut ini awalmula.com kutip dari Wikipedia penyebab terjadinya tsunami.
Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus, misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau.
Gerakan vertikal pada kerak bumi, dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.
Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi, dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Bila tsunami mencapai pantai, kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter, namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer.
Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua.
Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.
Gempa yang menyebabkan tsunami
• Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0 – 30 km)
• Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 8,5 Skala Richter
• Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun
Dengan melihat penyebab terjadinya tsunami tersebut, maka gempa yang terjadi di jepang dengan kekuatan 8,9 merupakan tsunami. Hingga sampai saat ini sejak tsunami jepang terjadi sudah banyak video rekaman tsunami di jepang yang tersebar. Jika Anda ingin melihat atau memang belum melihat rekaman video tsunami di jepang 2011, silakan anda ke youtube.com karena sudah banyak yang mengupload video gempa tsunami jepang, atau Jika Anda ingin langsung menyaksikan rekaman gambar video tsunami yang terjadi di jepang silakan klik disini, karena mohon maaf, awalmula.com tidak bisa menampilkan video rekaman tsunami jepang yang dimaksud.

Jepang Dilanda Tsunami


 

Jepang Dilanda Tsunami  

Gempa berkekuatan 8,8 skala richter telah menyebabkan gelombang tsunami setinggi 4 meter yang menghempas pulau Honshu, Jepang. Dilaporkan sejumlah orang terluka dan seluruh wilayah pulau tersebut kini terendam.

Akibat dari gempa tersebut tidak hanya dirasakan oleh penduduk pulau Honshu saja. Di Tokyo, pengelola kereta bawah tanah Tokyo Metro telah memutuskan untuk menghentikan operasi sampai keadaan dinyatakan aman. The Shinkansen Bullet Trains juga berhenti beroperasi sesaat setelah gempa mengguncang wilayah tersebut. Pemerintah Daerah Tokyo juga menutup ke 19 pintu air di kota tersebut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebelumnya pihak Badan Meteorologi Jepang mengatakan bahwa kekuatan gempa mencapai 7,9 skala Richter. Namun Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengonfirmasi kesalahan pengukuran kekuatan gempa tersebut yang aslinya berkekuatan 8,8 skala Richter.

Gempa berpusat di 382 kilometer timur laut Tokyo pada kedalaman 10 kilometer. Guncangan gempa terasa di hampir semua daerah di pantai pasifik Jepang, termasuk Tokyo dan Osaka. Sejumlah orang dilaporkan terluka dan kepulan asap hitam terlihat menguar dari sebuah bangunan yang terletak di wilayah tepi laut Odaiba, Tokyo. [Baca: Gempa 7,9 SR Guncang Jepang, Tsunami Mengancam] (Xinhua/SMH/NHK)

 
Powered by Blogger